Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peduli Anak Yatim, Disparbud Gaet Sule Gelar "Ali Sopan Anak Jalantah"

    http://www1.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29205.jpg

    BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Sule Prikitiew mengagas pagelaran seni sandiwara longser (Sawer) di taman Budaya (Dago Tea House) Sabtu malam, (4/8/2018)

    Komedian sekaligus pengagas Sawer, Sule mengatakan pagelaran yang mengambil judul Ali Sopan Anak Jalantah ini bertujuan memberikan bantuan bagi sesama khususnya anak yatim piatu.

    "Kenapa Sawer? Nanti disaat penyanyi naek panggung, penonton juga bisa menyawer (tip) atau berbagi yang hasilnya akan disumbangkan kepada anak-anak yatim,"katanya

    Komedian yang memiliki nama asli Entis Sutisna ini juga menjelaskan ide pembuatan pagelaran sawer, awalnya lahir dengan spontan karena timbulnya bencana alam kemudian dilajutkan dengan kegiatan sosial dimana pendapatan dari hasil menjual tiket akan disumbangkan ke anak yatim piatu.

    "Artinya kalau menyumbang secara pribadi maka belum tentu maksimal, beda jika diakumulasikan maka dana yang akan kita sumbangkan akan semakin banyak," jelasnya.

    Ke depan, kata Sule, pihaknya akan mengajak seniman lainnya untuk ikut terlibat dalam pagelaran Sawer ini karena selain mengasah kemampuan dalam berakting terutama untuk para seniman baru. Ia mengaku sebelum menjadi selebritis sekarang sering nengikuti berbagai pagelaran seni termasuk longser.

    "Saya ingin memberikan pelajaran bagi para seniman pemula bahwa untuk meraih kesuksesan di bidang entertainment harus melalui proses yang cukup panjang," jelasnya. 

    Berkenaan dengan pembagian waktu  mengingat Sule disibukkan dengan berbagai aktivitas keartisannya. Ia mengaku, hal ini merupakan sebuah tantangan tersendiri karena sesibuk apapun tetap harus memperhatikan aktivitas lainnya termasuk beramal bagi sesama. 

    Selain itu, kendala lainnya yakni sedikitnya waktu untuk mempersiapkan sponsor sehingga para pemain Sawer ini dibayar seadanya. Namun, lebih memprioritaskan penggalangan dana bagi anak yatim piatu.

    "Susahnya sih jujur saja di pembagian waktu saya, apalagi sekarang ada program acara baru yang harus digarap tapi saya tetap harus konsisten menyukseskan pagelaran ini," jelasnya. 

    Sule menambahkan kekurangannya selama ini yakni perisapan dukungan dari sponsor karena persiapannya terbilang mepet. Ke depan, tidak tertutup kemungkinan Sule akan mengajak komedian dan selebritis lain seperti Nunung, Andre, Omesh dan sebagainya.

    "Ternyata mereka senang diajak untuk bersama-sama beramal," imbuhnya. Sule berharap dengan digelarnya Sawer ini mampu mengenalkan kembali seni longser di kalangan generasi milenial.

    "Saya mau membangunkan lagi seni longser dengan format baru karena kids zaman now belum tentu mengenal longser," pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus