Jadikan Ciletuh dan Ujung Genteng Kawasan Ekowisata

2014-12-29 00:00:00 - BERITA - 1099 VIEWS - 0 KOMENTAR - SUMBER : release humas prov.jabar
http://www1.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10480.jpg

SUKABUMI-Kawasan Geopark Ciletuh sampai Konservasi Penyu Taman Pesisir Pangumbahan Ujung Genteng merupakan daerah di selatan Jawa Barat yang mesti dijaga kelestariannya. Karenanya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mencanangkan kawasan tersebut sebagai kawasan ekowisata. 
Ekowisata sendiri adalah kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam serta pemberdayaan sosial budaya dan ekonomi masyarakat lokal.

Aher menyatakan, pencanangan ini pada penghujung rangkaian Kunjungan Gubernur ke daerah Kabupaten Sukabumi bagian selatan yaitu dengan melakukan gerakan penanaman pohon pada Sabtu (27/12) di Kawasan Konservasi Penyu Taman Pesisir Pangumbahan, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.

Pada kunjungan tersebut Aher juga meresmikan Geopark Ciletuh kemudian meninjau mesjid dan Kantor Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas yang merupakan bantuan dari Provinsi. Selanjutnya dengan mengendarai mobil offroad, Aher melanjutkan perjalanan sampai kawasan Ujung Genteng.

“Ini menjadi kawasan hijau, dan kawasan wisata. Kawasan yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Airnya bening, ombaknya besar, mudah-mudahan pada saat bersamaan ini akan rindang dengan pohon kelapa, dengan pohon ketapang. Kita akan melakukan pendekatan konservasi dengan pendekatan industri ekowisata, industri hutan wisata, sehingga meskipun hutan ini akan kembali, kemudian masyarakat tetap akan mendapatkan hasil ekonomi baik dari kawasan wisatanya maupun dari kelautanya,” tutur Aher.

Menurutnya langkah ini walau terlihat kecil, tetapi bila dilakukan di berbagai tempat akan menjadi besar dan bermanfaat bagi daerah setempat bahkan dunia. Untuk menunjang perekonomian masyarakat selain dari pariwisata, Aher juga mendorong peningkatan SDM, salah satunya lewat sekolah kelauatan, kemudian peningkatkan sarana dan prasarana nelayan seperti perahu dan alat tangkap ikan lainya.

Senada dengan Aher, menurut Bupati Sukabumi Sukmawijaya kawasan Geopark Ciletuh sampai Taman Pesisir Pangumbahan ini merupakan kawasan alam kelas dunia yang mesti dijaga bersama kelestariannya. Dan sebagai salah satu tindak lanjut dari langkah pelestarian khususnya di pangumbahan selain penghijauan, juga akan ada penertiban bangunan tidak berijin khususnya yang berada dikawasan konservasi.

”Kita sudah menyampaikan bagi khalayak masyarakat disini terutama bagi mereka yang mempunyai bangunan disekitar kawasan ini, ini Cibuaya 1 dan disana Cibuaya 2. Saya sudah perintahkan untuk segera membongkar. Karena tidak ada ijin sama sekali. Seperti kita ketahui bahwa di negeri ini berlaku setiap orang membangun harus ada ijin. Naha gening pan diditu oge teu aya ijin teu dibongkar. Nah ini berdasarkan prioritas. Keur mah setiap bangunan mesti ada ijin ditambah  ini daerah konservasi,” tutur Sukmawijaya.

Share |

BERITA TERKAIT

http://www1.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10489.jpg 2014-12-30 00:00:00 - 1.614 Views

Wagub: Satpam, Penunjang Keamanan Lingkungan Kerja

http://www1.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10487.jpg 2014-12-30 00:00:00 - 1.656 Views

Gubernur Ingin Teh dan Kopi Jawa Barat Mendunia

http://www1.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10481.jpg 2014-12-29 00:00:00 - 1.021 Views

Aher Ingin Galakan Upacara Bendera di Perguruan Tinggi

KOMENTAR

Belum ada komentar

BERIKAN KOMENTAR

Your Email Address will not be published. Required fields are mart *
* *
*
You must enable javascript to see captcha here!

SOSIAL MEDIA